Tak ingin mengetahui dengan kegaduhan saat ini,namun tetap saja setiap hari informasi informasi baik yang menyenangkan juga yang menjengkelkan sampai juga kepikiran,karena memang disaat ini hanya dengan sebuah hp informasi dunia ini tersaji secepat kedipan mata.
Diantara informasi informasi ini dari hari ke hari semua pada intinya hanyalah memperubutkan egoisme lahiriah,ada yang merasa kalau dirinya adalah seorang yang tidak patut di persalahkan walaupun nyatanya keliru.
Ada diantaranya memvonis salah seorang atau kelompok lain sebagai mahluk yang tidak bermoral karena hanya dirinya dan golongannya saja yang berhak di sebut pemilik moral dengan bermodalkan aji mumpung berkuasa.
Ada diantaranya yang mau di peralat oleh kelompok tertentu yang mempunyai ambisi hanya demi perut dan pergaulan.
Juga ada yang berani bermuka ganda yang penting demi uang.
Yang paling membingungkan adalah ada seseorang atau golongan yang menggadaikan nurani demi kehidupan lahiriah.
Adapun yang mengkhabarkan kehidupan setelah kehidupan saat ini dianggap menebar kebencian dan memecah belah kebersamaan.
Akibat dari kegaduhan dan carut marutnya saat ini,timbullah ke egoisan pribadi pribadi yang mengutamakan lahiriah,merasa diri paling pintar karena pendidikan dan jabatan,merasa paling setia dan tulen pengikut sang raja diraja,merasa paling benar karena dengan omongan yang berkoar koar paling murni menjalan kan perundang undangan padahal dengan perbuatan jauh lebih mengingkari.
Dan pendapat jamaah,golongan besar dan kemarin juga dulu mereka jamaah ini tak pernah menambah aturan dan khaidah untuk menjalani hidup lahirianya,karena jamaah ini dalam kehidupan baik di alam lahiriah juga kehidupan nanti sudah di atur oleh dirinya dari kepercayaan ber Tuhan nya.
Namun kini dianggap telah melakukan kesalahan dan dianggap terlarang.
Ini semua karena hanya dinilai kehidupan ini dari sisi lahirahnya saja.
Sungguh aneh dan membingungkan,padahal siapapun dirinya jika mau meluangkan sesaat untuk bercermin di hadapan kaca pribadinya,di sana akan ada nampak mana hitam mana putih,mana kiri mana kanan.
Namun jika urusan lahiriah sudah membalut nuraninya,baik diri yang berpendidikan tinggi atau pandir tidak pernah sekolah,entah ia berpangkat dengan jabatan penguasa atau rakyat miskin jelata,jika nuraninya telah di balut hanya dengan urusan keperluan lahiriyah dan melupakan bathiniyah,maka akan gaduhlah suasananya.
Hal ini kini sedang berlangsung terjadi dan terus bereaksi,ya sedang terlaksana di dunia.
Lahiriahnya sedang berlangsung di sudut dunia belahan bagian kecil,dan nyatanya lebih gaduh di dunia maya.
Hmmm......saat ini dunia berubah ingin menjadi kepentingan materialistis......
Sabtu, 21 Januari 2017
AHAD,22 JANUARI 2017
Rabu, 18 Januari 2017
YANG TIDAK PERNAH SALAH
Adakah yang mengetahui saat ini
Siapakah diantara kita manusia hidup yang tidak bisa salah dalam bertindak?
Adakah yang merasa paling benar dan paling pintar saat ini,di antara kita manusia yang hidup yang kelakuannya dalam keseharian selalu ingin di atas kemauan pikirannya karena dirinya merasa punya kekuasaan dari jabatan yang di embannya,seolah manusia di luar dirinya harus tunduk patuh kepada kemauannya.
Dan apakah diri kita masing masing di dalam hati kecil tidak mau mengakui bahwa sesungguhnya apapun yang kita lakukan di kehidupan ini akan berakhir dengan kematian serta apa yang kita lakukan sesungguhnya akan berakibat baik atau buruk kembali kepada diri kita yang berbuat.
Dan...
Selasa, 17 Januari 2017
YANG SALING TUDING
Sejak bangun tidur di subuh ini,diri terus melakukan kebiasaan baru yang sudah menjadi trending,yaitu membuka kotak sms di hp,sebab takut ada pesan penting yang tidak terbaca karena diri sudah tidur .
Dan setelah hal tadi dilanjutkan untuk menyimak khabar berita terkini tiap hari di halaman fb,twitter,g+ dan yang lainnya.
Alangkah membosankan buat diri yang tidak ada kepentingan dengan mereka mereka yang di beritakan berbagai media tersebut,sebab walau di kemas dengan trik bahasa yang tiap hari berubah rubah,pada kenyataan yang sesungguhnya adalah mengkhabarkan tentang kekurangan dan kelemahan para penyelenggara program pemerintahan negeri ini.
Dan sebagian besar media media informasi ini adalah berpihak kepada orang orang penyelenggara pemerintahan,karena dari sebagian kecil ada media yang mewakili rakyat dalam kritik ke orang orang penyelenggara pemerintahan juga memberitakan untuj umum.
Efek dari kedua pihak sumber pemberitaan ini akhirnya menimbulkan garis pemisah dan mengakibatkan maraknya kelakuan dari satu pihak tetap berupaya untuk memberitakan keadaan yang sesungguhnya terjadi.
Namun pihak media yang tidak ingin kejadian sesungguhnya di beritakan berupaya dengan segala cara untuk menutupi dan diantaranya dengan cara memberitakan pihak lain dengan tuduhan dan fitnah.
Sungguh zaman saat ini terasa pahit .......
PERJALANAN PIKIRAN DIRI DI AWAL TAHUN 2017
Sungguh luar biasa tahun 2017 awal ini dari urusan informasi bagi diri yang hanya seorang manusia kampungan dengan qadar keseharian yang serba kurang dari kebutuhan material,maklum karena memang hidup di pinggiran kampung dan tidak memiliki harta bekal kehidupan alias golongan tidak mampu alias melarat .
Dengan hp android versi lama pemberian saudara kandungnya diri yang kampungan ini pun memanfaatkan hp tersebut untuk mempermudah hubungan kekeluargaan juga untuk hal hal yang penting dalam situasi darurat pribadi.
Namun karena dorongan anak anak dan saudara saudara diri hp android tersebut bisa lebih praktis menggantikan fungsi tv dan radio sebagai media informasi.
Maka dengan berbekal paket data yang di belikan saudaranya untuk paket satu bulan,diri ini bisa mengikuti informasi dari situasi mulai negara negara luar walau hanya mengetahui namanya saja juga bisa mengikuti perkembangan situasi dan keadaan di negeri sendiri.
Dan yang terasa praktis adalah menghubungi atau di hubungi saudara saudara yang tinggal di kota,di kampung lain bisa dengan mudah dan cepat terhubungi lewat aplikasi seperti wa,line,bbm atau sejenisnya.
Namun yang paling memprihatinkan buat pikiran dan perasaan diri yang kampungan dan dungu ini adalah dengan kemudahan informasi dari berbagai tempat untuk tahun 2017 adalah "begitu ramai dan panasnya suasana saling menghujat dan menjelek jelekan,baik pribadi,golongan atau kepartaian.
Padahal semua manusia dalam hati kecil dan pikirannya akan mengharapkan suasana damai yang penuh kenyamanan.
Diri ini merasa sebagai orang yang kampungan dan bodoh,tapi tetap hati dan pikiran diri ini khawatir,jika negeri ini terus terusan di lingkupi dengan suasana panas,kadang terjadi bentrokan fisik,karena mereka yang bertikai ingin mengungguli pihak yang lain,mungkin suasana panas ini terasa dari tahun 2016,kemungkinan negeri ini bisa meletus perpecahan sesama warga negeri ini.
Jika terjadi perpecahan semua warga negeri ini akan rugi,tidak ada yang beruntung,semua merugi,tidak ada pemenang,semua menjadi arang,semua akan menderita.
Dan saat ini seolah olah diri ini mengkhawatirkan bahwa pemerintah dan rakyat seolah sedang di pisahkan,padahal kalau rakyat ini hancur pemerintah mau menjalankan untuk siapa.
Wahai semua warga negeri ini bangun dan kembalilah kepada kesadaran diri yang bersih....
Bangun dan kembalilah kepada kebersamaan tujuan hidup....
Bangun dan kembalilah kepada kebenaran rasa kebersamaan....
Bangun dan sadarilah....
Minggu, 15 Januari 2017
DIRI RAKYAT JELATA
Saat ini diri hidup di tahun 2017 dimana keseharian dalam menjalani kehidupan tak lepas dari kemodernan perlengkapan seperti komputer,tablet dan hp walau tak secanggih dan semahal para saudagar kaya raya dan para pelaku pejabat negara.
Bagi sang diri rakyat jelata ini secara tak terasa terbawa situasi dan pikiran dengan khabar khabar entah itu berita yang menyenangkan atau isu yang membingungkan dan membuat pikiran tak mengenakan.
Khabar khabar berita ini bagi diri rakyat jelata di dapat dalam keseharian lewat jejaring fb,G+,twitter,wa dan sejenisnya.........
Padahal dulu di tahun 80 an dimana diri rakyat jelata ini yang tinggal di pinggiran pegunungan yang jauh dari keramaian,jalan raya belum ada,kendaraan roda empat masih sebatas pejabat camat yang bisa dilihat,pemakai kendaraan roda dua sejenis motor hanya mereka tetangga beberapa orang saja yang memiliki itupun tergolong juragan tanah di tempat tinggal diri rakyat jelata ini.
Dan fasilitas penerangan pun dulu yang termewah adalah lampu petromak,itupun hanya di miliki oleh mereka keluarga Lurah dan para saudagar kampung.
Pasilitas electronik saat itu di tempat tinggal rakyat jelata ini yang tergolong mewah adalah tv hitam putih berukuran 17 inci yang bisa di nyalakan menggunakan accu,radio caset dan transistor itu pun yang memiliki hanya mereka para keluarga Lurah dan saudagar kampung.
Bagi diri ini rakyat jelata terasa suka jika bisa menumpang nonton siaran tv di balai desa atau di rumah saudagar kampung di hari minggu siang.
Bertambahlah pengalaman dan pemikiran melalui sarana mewah elektronik tv hitam putih tentang khabar dunia dalam berita,siaran tinju ulangan dalam olah raga dan pengetahuan agama dalam mimbar agama.
Dan jika kebetulan pulang ngaji sore setelah isya ada tetangga yang menyetel radio transistor dengan siaran wayang golek atau dongeng maka rakyat jelata ini mampir setengah jam untuk ikut mendengarkan.
Selebihnya keseharian rakyat jelata ini di tahun 80 an dahulu hanya berjalan sesuai keadaan di pinggiran gunung yang jauh dari keramaian dan kemodernan,sisanya sebelum tidur selalu merenung sejenak,"akan kah kedepan terjadi perubahan seperti di tv hitam putih yang di lihatnya seminggu sekali,dan sungguhkah akan menjadikan nyaman.......?"
Dan saat ini ternyata di tahun 2017 awal ini,segala khabar informasi baik suara,gambar,audio serba cepat,namun mengapa hal ini tidak menjadikan sejuk perasaan,seolah kehambaran terus membumbui segala informasi untuk mempengaruhi semua rakyat jelata yang tidak paham dengan segala cara dan sistem untuk mengadakan perubahan.
Aneh....
Sabtu, 14 Januari 2017
SANGKAAN DIRI
Sejak masuk pergantian abahnya lembur,di tahun 2014 dulu rasanya ada yang berubah setelah Tiga tahun abahnya lembur bertahta....
Yang paling nyata adalah sang abah tidak melaksanakan apa yang di ucapkannya di awal bertahtanya malah apa yang dulu ia tudingkan kepada lawan nya,kini malah terjadi dan nyata...
Nyata di kalangan rakyat lembur.....
Carut marut....cermin terbalik bayangan nya.....